Karikatur dan Kartun

Kali ini kami mencoba membeberkan definisi karikatur dan kartun. Tidak ada salahnya mencoba lebih memahami bagaimana definisi dari kedua kata tersebut. Tambah-tambah wawasan. Seringkali penggunaan kedua kata tersebut tidak pada tempatnya atau rancu. Semoga dengan pemaparan yang singkat ini, pembaca lebih tahu apa yang disebut kartun dan apa yang disebut karikatur.

KARIKATUR

Konon katanya, karikatur itu sama tuanya dengan seni itu sendiri. Di zaman purbakala sudah ada goresan-goresan karikatural pada tembok-tembok dalam gua. Kemudian pada abad XV dan XVI, yaitu ketika Marthin Luther membuat (gambar-gambar protes berupa woodcut untuk menolak penjualan surat-surat alfaat atau surat-surat penebusan dosa. Dari sinilah imege karikatur sebagai sebuah art of protes menemukan bentuknya. Lalu apa arti karikatur itu sendiri? Karikatur berasal dari bahasa Latin “caricare” dan “caratere”. Caricare berarti memuat (secara berlebihan) dan caratere berarti karakter atau sifat. Kemudian gabungan kata tersebut dikuatkan oleh kata “cara” yang berasal dari spanyol yang berarti wajah. Dari sini karikatur dapat kita simpulkan sebagai sebuah penggambaran karakter secara berlebihan. Definisi diatas kemudian dikuatkan dengan definisi dari dua ensiklopedia, yaitu Encyclopedia International dan Encyclopedia Britanica. Menurut Encyclopedia International, ” A caricature is a satyre in pictorial and sculptural form”. Jadi karikatur itu bisa berbentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Sedangkan rnenurut Encyclopedia Britanica, “A caricature is the distorted presentation of a person, type or action, commonly a silent feature, is seized upon the exagerated, or picture or animals, hinds or vegetables are substituted /or hart human being or analogy is made to animal actions”. Dari sini karikatur menemukan dua sifat aslinya, yaitu exagerated (terdistorsi) dan satir. Mungkin dari sini kita dapat simpulkan bahwa karikatur adalah penggambaran wajah seseorang dengan melebih-¬≠lebihkan (exagerated atau terdistorsi) karakter lahiriah secara humoristis sehingga menjadi lebih “indah” dari aslinya. Kata karikatur ini lebih dipopulerkan oleh Gian Lorenzo Bernini dengan kata “caricatura” ketika datang ke Perancis.

KARTUN

Secara historis, kartun merupakan tingkat terakhir dari rangkaian persiapan menggambar (melukis) dalam studio tradisional pada masa renaisance. Pada tahun 1840-an, ketika praktek di studio jumlahnya makin sedikit, kartun muncul sebagai karya satire yang mempertajam pandangan publik terhadap setiap kejadian atau peristiwa. Kata kartun sendiri berasal dari bahasa latin, “cartoone” yang berarti gambar lucu. Itu sudah sangat menjelaskan secara jelas sekali apa itu kartun. Dalam perkembangannnya kartun kemudian menjadi beberapa kategori seperti political cartoon dan gag cartoon. Namun dalam perjalanannya, penggunaan kata kartun dan karikatur itu seringkali rancu sekali (apalagi di Indonesia). Acapkali setiap gambar lucu di sebuah media masa disebut karikatur. Mungkin ini karna bawaan zaman penjajahan Belanda yang tidak mengenal kata Cartoon tetapi spot-prent yang artinya juga gambar lucu. Yang jelas perbedaan dari kartun dan karikatur adalah bahwa cartoon adalah sebuah gambar humoris yang lebih melihat pada tindakan/perbuatan/omongan atau sebuah keadaan. Karena itu kartun disebut “comedy of manners”, komedi tingkah laku. Jadi Kartun lebih mengarah kepada kisah dibanding karikatur yang lebih menekankan bentuk.

Yang perlu ditekankan disini,

Sebuah karikatur dapat disebut sebagai kartun, akan tetapi kartun tidak bisa disebut karikatur. Namun dari keduanya ada persamaan, yaitu sama-sama memiliki unsur humor yang kata Freud adalah ‘sebuah perang kecil terhadap diri sendiri’.

About these ads

10 Tanggapan to “Karikatur dan Kartun”

  1. Abdul Rahim Says:

    dimana untuk belajar membuat karikatur, wilayah jakarta

  2. Wah, setahuku kartun dikembangkan sejak abad 15. Kartun adalah gambar yang digambar di atas kertas karton yang tebal (cartone). Merupakan gambar sketsa karya seni (fine art) sebagai pola untuk desain painting, tapestry, stained-glass, mozaik atau fresco di jaman Renaisan Itali. Yang terkenal sebagi masterpis adalah kartun Raphael untuk Sistine Chapel tapestries (Victoria dan Albert Muss).
    Di abad 16 gambar kartun dipakai untuk propaganda dan mengkiritik kebijakan reformasi di Jerman. Pada tahun 1843 di Inggris, suatu gambar seri muncul di majalah Punch yang mengritik kartun untuk fresco di House of Parliament. Sejak itulah muncul istilah kartun politik dalam seni jurnalisme. Kartun memang berkembang menjadi gambar humor, satir, atau parodi. Kartun humor tetap disebut sebagai kartun, sedang kartun politik kemudian dikenal sebagai karikatur (karros-carrus-carricare, dalam bahasa Latin adalah kereta Gallia. Kemudian menjadi caricatura dalam bahasa Perancis yang berarti memuat atau melebihkan).. he he
    Salam kartun!

  3. hahahahah . .
    data yang saya perlukan !
    definisi karikatur dan segala macam !
    klo ada yang baru tentang karikatur kasih tau y mas !
    saya mau angkat jadi tema TA !
    makasih buat infonya . .

  4. mas klo karikaturnya dibikin kisah jadinya apa dunkz?
    hehehe..

    salam kenal

    komik b4

  5. kartun maupun karikatur, sama2 kaya akan tanda dan makna…
    haiah..mentang2 mw skripsi nih..jd serba lebay.. haha
    tengkyuu Maz Ajuz atas info-nya…….

  6. kartun iku pa e ??????????

  7. Wah..bs g y saya tau referensi yg bgs mengenai karikatur?? bt TA saya,,thanks y?!!

  8. ade kusmawan Says:

    apa bedanya karikatur dengan kartun editorial..apakan memiliki arti yg sama??setau saya karikatur adalah gambar yg melebih-lebihkan bentuk wajah atau lahiriah dari seorang tokoh terkenal misal presiden dan elit politik yg sedang gencar di bicarakan..dan kartun editorial gambar yg di buat semenarik mungkin dan lucu untuk menarik minat baca seseorang tetapi bukan tokoh terkenal misal oknum pilisi atau orang biasa..tolong minta penjelasannya? terimakasih

  9. bos,,ku mu belajar,,bisa gak..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: