Infografis

Posted in keseharian gw with tags on Juli 14, 2008 by agusoyokus

INFOGRAFIS

Infografis adalah info dalam bentuk grafis yang bertujuan mempermudah pembaca dalam memahami suatu persoalan atau peristiwa.(S. Malela Mahargasarie)

Gambar di bawah ini adalah salah satu contoh infografis sederhana. Kronologis terbakarnya pesawat Garuda di Yogyakarta. Sederhana sih, karena untuk membuatnya saya mesti berpacu dengan waktu. Mengumpulkan data-data sendiri, dan mencoba untuk memvisualisasikan kepada pembaca. Sayangnya, setelah gambar selesai saya buat, redaktur memutuskan untuk lebih memilih menggunakan foto dalam pemberitaan.

Gambar berikut, saya coba untuk melukiskan (halah…;P) saat terjadinya tabrakan mobil yang ditumpangi komedian Taufik Savalas di Purworejo, Jawa Tengah.

Gambar-gambar yg lain nyusul yah, sekarang udah ndak di media cetak lagi sih. Jarang banget bikin infogarfis. He..he…he….keasikan main web.

Karikatur dan Kartun

Posted in keseharian gw with tags , on Juli 11, 2008 by agusoyokus

Kali ini kami mencoba membeberkan definisi karikatur dan kartun. Tidak ada salahnya mencoba lebih memahami bagaimana definisi dari kedua kata tersebut. Tambah-tambah wawasan. Seringkali penggunaan kedua kata tersebut tidak pada tempatnya atau rancu. Semoga dengan pemaparan yang singkat ini, pembaca lebih tahu apa yang disebut kartun dan apa yang disebut karikatur.

KARIKATUR

Konon katanya, karikatur itu sama tuanya dengan seni itu sendiri. Di zaman purbakala sudah ada goresan-goresan karikatural pada tembok-tembok dalam gua. Kemudian pada abad XV dan XVI, yaitu ketika Marthin Luther membuat (gambar-gambar protes berupa woodcut untuk menolak penjualan surat-surat alfaat atau surat-surat penebusan dosa. Dari sinilah imege karikatur sebagai sebuah art of protes menemukan bentuknya. Lalu apa arti karikatur itu sendiri? Karikatur berasal dari bahasa Latin “caricare” dan “caratere”. Caricare berarti memuat (secara berlebihan) dan caratere berarti karakter atau sifat. Kemudian gabungan kata tersebut dikuatkan oleh kata “cara” yang berasal dari spanyol yang berarti wajah. Dari sini karikatur dapat kita simpulkan sebagai sebuah penggambaran karakter secara berlebihan. Definisi diatas kemudian dikuatkan dengan definisi dari dua ensiklopedia, yaitu Encyclopedia International dan Encyclopedia Britanica. Menurut Encyclopedia International, ” A caricature is a satyre in pictorial and sculptural form”. Jadi karikatur itu bisa berbentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Sedangkan rnenurut Encyclopedia Britanica, “A caricature is the distorted presentation of a person, type or action, commonly a silent feature, is seized upon the exagerated, or picture or animals, hinds or vegetables are substituted /or hart human being or analogy is made to animal actions”. Dari sini karikatur menemukan dua sifat aslinya, yaitu exagerated (terdistorsi) dan satir. Mungkin dari sini kita dapat simpulkan bahwa karikatur adalah penggambaran wajah seseorang dengan melebih-¬≠lebihkan (exagerated atau terdistorsi) karakter lahiriah secara humoristis sehingga menjadi lebih “indah” dari aslinya. Kata karikatur ini lebih dipopulerkan oleh Gian Lorenzo Bernini dengan kata “caricatura” ketika datang ke Perancis.

KARTUN

Secara historis, kartun merupakan tingkat terakhir dari rangkaian persiapan menggambar (melukis) dalam studio tradisional pada masa renaisance. Pada tahun 1840-an, ketika praktek di studio jumlahnya makin sedikit, kartun muncul sebagai karya satire yang mempertajam pandangan publik terhadap setiap kejadian atau peristiwa. Kata kartun sendiri berasal dari bahasa latin, “cartoone” yang berarti gambar lucu. Itu sudah sangat menjelaskan secara jelas sekali apa itu kartun. Dalam perkembangannnya kartun kemudian menjadi beberapa kategori seperti political cartoon dan gag cartoon. Namun dalam perjalanannya, penggunaan kata kartun dan karikatur itu seringkali rancu sekali (apalagi di Indonesia). Acapkali setiap gambar lucu di sebuah media masa disebut karikatur. Mungkin ini karna bawaan zaman penjajahan Belanda yang tidak mengenal kata Cartoon tetapi spot-prent yang artinya juga gambar lucu. Yang jelas perbedaan dari kartun dan karikatur adalah bahwa cartoon adalah sebuah gambar humoris yang lebih melihat pada tindakan/perbuatan/omongan atau sebuah keadaan. Karena itu kartun disebut “comedy of manners”, komedi tingkah laku. Jadi Kartun lebih mengarah kepada kisah dibanding karikatur yang lebih menekankan bentuk.

Yang perlu ditekankan disini,

Sebuah karikatur dapat disebut sebagai kartun, akan tetapi kartun tidak bisa disebut karikatur. Namun dari keduanya ada persamaan, yaitu sama-sama memiliki unsur humor yang kata Freud adalah ‘sebuah perang kecil terhadap diri sendiri’.

reborn (lagi…)

Posted in keseharian gw with tags on Juli 11, 2008 by agusoyokus

Sebelum resmi bergabung ma website inilah, (awalnya innchannels.com) dari bulan desember 2007 sampe awal januari 2008 badan rasanya kaya dihajar.¬† Pagi jam 8 mesti stand by di inilah, sampe jam 8 malam, abis itu mesti nangkring di Rakyat Merdeka (RM edisi cetaknya) sampe jam 12. Hufff…pulang dari kantor ga ada yg bisa gw lakuin lagi kecuali berharap mata cepet merem, biarlah badan menikmati haknya, tapi gw ga tau kenapa susah banget (mungkin karena udah terbiasa dengan ritual begadang waktu masih di RM kali ya? Atau emang udah kena imsomnia??? Jangan ah serem….).

Tempat baru, suasana baru, kerjaan??? Ga baru-baru amat tuh. Sama aja kaya di RM. Tiada hari tanpa gambar. Awal-awal kerja di inilah.com, kayanya mesti bisa ngalahin satu ini. Ngantuk…!!!! Gila, jam 10 pagi ngantuknya minta kawin chuy…..hehehe, biasa enak-enakan molor di kost tuh. Ampun deh, sekuat apapun mata untuk bisa bertahan, ga mungkin lagi. Bantal…! Satu kata. Gw harus tidur, tapi kan lagi jam kerja, mana ga ada tempat “sembuyi” buat tidur lagi. Gw mesti gimana chuy….?
Seharian penuh gw betah-betahin aja neh mata, sampe akhirnya ketiduran juga tuh dikursi. Ga tau deh, udah berapa lama bisa-bisanya tidur di depan ruangan VVIP. Depan ruangan Big Bos! Pas bangun kaget juga, kok di belakang kaya ada yang merhatiin, beneran deh Yang Terhormat Bapak HRD nepuk pundak gw. “Bangun Juz…semalem tidur jam berapa?”. Pertanyaannya bikin gw gagap. Mati gw! Malu banget. Parahnya lagi, abis HRD ngeloyor pergi, gw liat ruangan di belakang kok rame. Rupanya Bos lagi ngobrol ma temennya. Busyet dah! Bos tau dong kalo tadi gw sempet pules di meja kerja. Waaaaa…. Apa yang ada dlm pikirannya, pas ngeliat gw kaya gitu ya? Moga aja dya bisa ngerti kalo anak buahnya emang bener-bener butuh bantal hehehe…Siip.